Tottenham, Inter Sejak Pertemuan di Liga Champions 2010

Pada hari Jumat (5/8/16), Tottenham akan kembali mengulang laga di Liga Champions pertama mereka sejak enam tahun di Oslo melawan Inter; itu adalah pertandingan yang memunculkan kenangan pada musim sebelumnya.

[table “10” not found /]

Mencapai puncak sepakbola Eropa telah menjadi jalan panjang untuk Spurs ketika bertandang ke San Siro pada 2010. Tapi mimpi Tottenham di Eropa berada di ambang kehancuran ketika mereka takluk mengecawakan dengan skor  4-0 pada laga di Liga Champions, dalam 35 menit pertama pertandingan.

Kemudian memasukkan Gareth Bale di laga kandang Spurs, ia mampu mencetak hat trick bersejarah setelah kemenangan menakjubkan 3-1 di laga kandangnya di White Hart Lane dua minggu kemudian, namun hitungan agregat harus menggugurkan Spurs.

Kedua klub juga bertemu di musim 2012-13 UEFA Cup babak 16 besar – Tottenham menang gol tandang setelah skor agregat 4-4. Tapi sekarang jelang pertemuan kedua tim di laga Liga Champions, skuat kedua klub kini hampir tak bisa dikenali dan berbeda dari orang-orang yang berjuang pada dua pertemuan berkesan sebelumnya. Berikut inilah apa yang telah berubah di tahun ini.

Evolusi Bale

Menampilkan Bale vs Inter menempatkan dia di daftar menonton klub terbesar di Eropa dan ia telah berkembang dari sana menjadi jauh lebih dari sekedar pemain sayap kiri yang cepat.

Itu adalah musim 2012-13 di mana menjadi musim terbaik Bale bersama Spurs, bermain tepat di lini depan dan mencetak beberapa gol.

Real Madrid pun kemudian meliriknya dan mendatangkannya ke Santiago Bernabeu dengan biaya rekor transfer dunia.

Dalam karir Tottenham nya, Gareth Bale mencetak lima gol dalam tiga pertandingan melawan Inter.

[table “10” not found /]

perubahan budaya di Tottenham

Sisi kesuksesan Harry Redknapp itu adalah skuad berdasarkan kualitas bintang yang terdiri dari satu atau dua orang, dan ketika para pemain bintang seperti Luka Modric, Ledley King dan Bale meninggalkan klub, menjadi jelas bahwa posisi empat besar Spurs di Liga Premier menjadi tidak berkelanjutan.

geser Inter dalam ketidakjelasan

Sejak meraih juara Eropa pada tahun 2010, sampai sekarang sulit bagi Inter untuk mengulanginya. The Nerazzurri sendiri kini telah jatuh dari kompetitif di sepak bola Italia sejak pertemuan mereka dengan Spurs, kehilangan pemain bintang mereka dan berjuang untuk menemukan stabilitas di staf pelatih.

Roberto Mancini adalah orang yang bertanggung jawab sekarang dan dia mengarahkan klub ke posisi tertinggi dalam empat musim terakhir.

kematian Redknapp

Sampai ke perempat final Liga Champions adalah puncak dari CV karir manajerial Redknapp. Setelah itu ia gagal lolos ke kompetisi utama antar klub Eropa itu sejak tahun 2011.

Posisi kelima di musim 2010-11 diikuti oleh empat musim berikutnya, hingga akhirnya kemenangan Chelsea atas Bayern Munich di final Liga Champions, yang berarti mereka berhak mengambil tempat terakhir untuk Liga Inggris.

Spurs mempersiapkan langkah besar

Memori kemenangan Spurs 3-1 atas Inter pada November 2010 memberikan kenangan yang jadi motivasi untuk Spurs. Tapi kini tidak akan ada pengulangan malam-malam Eropa di bawah lampu White Hart Lane di musim ini.

Tottenham kini sedang dalam proses mempersiapkan stadion mereka untuk renovasi, dengan demikian Spurs tak akan bermain di White Hart Lane.

Hasilnya adalah bahwa laga Liga Champions kandang Spurs musim ini akan dimainkan di Wembley, yang akan memungkinkan lebih banyak penggemar untuk menghadiri laga Tottenham vs Inter Inter Milan.

[table “10” not found /]




Back to Top ↑