Sterling Mulai Buktikan Kualitas Di Man City

Penebusan Raheem Sterling telah dimulai. Hanya dua bulan setelah menjadi salah satu kambing hitam atas kegagalan Inggris di Euro, pemai berusia 21 tahun ini telah memulai musim Premier League dengan pembuktian.

[table “10” not found /]

Untuk beberapa hal, pemain sayap Manchester City ini akan selalu menjadi simbol sesuatu yang salah dalam permainan Inggris. Perjuangannya di Perancis adalah puncak dari dua tahun keburukannya. Namun kini di era kepelatihan Pep Guardiola, Raheem Sterling kembali menunjukkan performa terbaiknya.

Manajer Man City Pep Guardiola adalah orang yang sempurna untuk menjawab pertanyaan. Guardiola menghabiskan musim panas ini untuk meyakinkan Sterling bahwa ia adalah bagian dari masa depan City. Sang manajer menekankan bahwa ke depan pemain Inggris ini akan memainkan peran kunci di klub. Dua golnya dalam kemenangan 3-1 atas West Ham United pada akhir pekan mengisyaratkan bahwa Sterling bisa menjadi salah satu bintang musim ini.

Guardiola telah membawa ide-ide yang brilian dan dinamisme baru terhadap City. Efek Guardiola dalam sekejap telah terasa melalui aksi Sterling. Melawan West Ham Sterling menendang bola ke arah gawang dengan keyakinan baru.

[table “10” not found /]

Itu membantu City, formasi menyerang yang hidup membuka ruang di setengah lapangan tim, tidak seperti musim lalu, Sterling menuju posisi di mana ia bisa mengecoh lawan. Dia muncul di sayap kiri dan kanan dalam di mana peluang menembak lebih banyak ia dapatkan. Umpannya juga menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Serta gol keduanya di jelang berakhirnya pertandingan menunjukkan kecerdasan pemain kelas atas.

Dia juga memiliki seorang manajer baru di level tim nasional. Sam Allardyce memiliki reputasi untuk memainkan pola bola panjang, tapi pelatih baru Inggris ini tidak menganut taktik tertentu. Allardyce adalah tipe pelatih yang bermain pragmatis sesuai dengan kekuatan timnya. Skuad untuk kualifikasi Piala Dunia melawan Slovakia memiliki banyak kecepatan dan daya tembak. Sterling, dikerahkan dengan cara yang benar, dapat menjadi hub kreatif tim dengan potensi untuk menantang tim terbaik dunia. Itu mungkin tampak menggelikan ketika mengingat kegagalan di Perancis, tapi penyalahgunaan Sterling adalah simbol dari permainan tanpa arah timnas Inggris di bawah Hodgson. Mereka akan menjadi lebih baik, tim yang lebih terfokus di bawah Allardyce.

Kini Sterling masih memiliki jalan panjang sebelum ia memenangkan kasih sayang dari masyarakat Inggris. Sepanjang karirnya Sterling selalu bersemangat untuk belajar. Untuk klub, kini Sterling mulai membenarkan biaya transfer fantastisnya yang mencapai 49 juta pondsterling. Sedangkan untuk timnas, ia memiliki kesempatan untuk membenarkan harapan semua masyarakat Inggris. Dibawah asuhan Pep Guardiola, Sterling ke depan berpeluang untuk menjelma menjadi stiker terbaik di Inggris Raya.

[table “10” not found /]




Back to Top ↑