James Dikabarkan Tak Betah Lagi Di Madrid

James Rodriguez diberitakan M88 bakal segera angkat kaki dari Real Madrid dalam tempo dekat. Pemain andalan tim nasional Kolombia tersebut disebut sangat frustrasi dengan kondisi yang dia alami saat ini.

James Dikabarkan Tak Betah Lagi Di MadridSejak mulai beberapa bulan paling akhir James telah diisukan bakal hengkang dari Real Madrid. Sejauh ini, Manchester United, Paris Saint-Germain, serta Inter Milan jadi tim yang paling ramai dikait-kaitkan dengan James.

James tidak lagi jadi pilihan paling utama di tim Los Blancos, terutama mulai sejak kehadiran pelatih baru Zinedine Zidane. Sepanjang ajang La Liga musim 2016/2017 ini, gelandang asal Kolombia tersebut hanya lima kali tampil penuh dari keseluruhan 22 tampilan.

Pada arena Liga Champions, pemain 25 tahun tersebut juga hanya satu kali turun dengan penuh dari enam tampilan. Keseluruhannya, dia telah mencetak 11 gol serta 13 assists dari 33 tampilan di semua ajang dengan El Real.

Pelatih tim nasional Kolombia Jose Pekerman memberi penilaian kalau James telah memperoleh beban yang demikian besarnya, hingga kesusahan berkembang. Dia memberi penilaian anak asuhnya tersebut tidak memperoleh apresiasi yang sebanding.

“Ini bukanlah pertama kalinya kalau pemain-pemain bagus ditempat khusus terasa frustrasi karna persoalan tipikal permainan. Dalam sepakbola, yang penuh beban serta ketergantungan tinggi pada hasil, kadang-kadang kami memerlukan pemain yang dapat melalui batas-batas, pemain yang memberi tampilan level berbeda dari yang lain,” kata Pekerman seperti dilansir Soccerway.

“Pada umumnya, pemain Amerika Selatan tidak sangat dipahami di Eropa, lantaran gaya permainan serta kreativitasnya memerlukan kestabilan yang kadang kala dia tidak bisa dapatkan. Dia bertekad keras serta berupaya mencoba.”

James Dikabarkan Tak Betah Lagi Di Madrid“Dari pihak kami, kami senantiasa menghimbau dia berjuang untuk memperoleh tempatnya serta menyatakan kapabilitasnya walau kesusahan. Dan dia berusaha,” sambungnya.

“Saya senantiasa terasa kalau pemain paling besar mempunyai karakter pemberontak untuk mau terus dimainkan. Mereka tidak senang ada di bangku cadangan. Senantiasa ada yang perlu dibayar. Anda semua mau mempunyai pemain yang baik, namun saat anda memilikinya, terkadang anda memohonnya lakukan suatu hal yang tidak dapat dia jalankan,” tuntas Pekerman.




Back to Top ↑